- IHSG diproyeksikan bergerak sideways di rentang 8.181 – 8.350 dengan potensi uji support.
- Unilever (UNVR) mencatatkan pertumbuhan laba positif, menjadi sentimen kuat sektor konsumer.
- Investor asing melakukan net sell jumbo Rp1,49 T, menekan saham perbankan besar.
- Strategi Buy on Weakness disarankan untuk saham TLKM, AMMN, dan PANI.
- PANI menunjukkan tren bullish kuat dengan bertahan di atas garis MA20.
Pasar saham Indonesia kembali menghadapi ujian volatilitas yang cukup menantang menjelang pertengahan Februari ini. Setelah penutupan perdagangan kemarin yang diwarnai oleh tekanan jual, para investor kini menantikan arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 13 Februari. Di tengah fluktuasi harga emas dan sentimen libur panjang Imlek yang kian dekat, strategi pemilihan saham menjadi kunci utama untuk tetap mencetak profit. Beberapa emiten berkapitalisasi besar seperti Unilever Indonesia (UNVR) dan Telkom Indonesia (TLKM) menunjukkan sinyal teknikal yang menarik untuk dicermati, memberikan peluang bagi trader yang jeli melihat momentum rebound.
Data Pasar Utama & Statistik Penting
"Kemarin (12 Feb), IHSG ditutup melemah -0,31% ke level 8.265,35 diiringi aksi jual bersih (net sell) asing yang masif mencapai Rp1,49 triliun. Namun, Unilever (UNVR) justru membawa angin segar dengan laporan laba bersih 2025 yang menembus Rp31,94 triliun."
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini (13 Februari)
Berdasarkan data penutupan terakhir pada 12 Februari, IHSG terkoreksi sebesar -0,31% dan parkir di level 8.265,35. Koreksi ini wajar terjadi mengingat adanya tekanan jual dari investor asing, khususnya pada saham-saham perbankan big cap. Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan mixed di rentang area 8.181 – 8.350.
Secara teknikal, indeks memiliki potensi untuk menguji area support terdekat di level 8.100 pada sesi perdagangan pertama. Hal ini didorong oleh volume transaksi yang secara historis mulai menipis menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek. Para pelaku pasar cenderung mengamankan posisi cash mereka, yang menyebabkan likuiditas pasar sedikit berkurang. Namun, jika level 8.181 mampu dipertahankan, potensi rebound terbatas menuju resisten 8.350 sangat terbuka lebar pada sesi kedua.
Sentimen Utama: Aksi Asing & Laporan Kinerja Emiten
Faktor eksternal dan internal saling tarik-menarik dalam mempengaruhi psikologis pasar hari ini. Berikut adalah bedah sentimen yang perlu Anda perhatikan:
1. Tekanan Net Sell Asing
Salah satu pemberat langkah IHSG adalah aksi net sell investor asing yang tercatat sebesar Rp1,49 triliun pada perdagangan kemarin. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi dua nama yang paling banyak dilepas oleh asing. Tekanan ini mengindikasikan adanya rebalancing portofolio global yang perlu diwaspadai, terutama bagi Anda yang memegang saham sektor perbankan dan pertambangan batubara.
2. Kinerja Positif Unilever (UNVR)
Di tengah merahnya pasar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memberikan sentimen positif yang cukup kuat. Laporan kinerja tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan laba bersih sebesar 4,34% YoY menjadi Rp31,94 triliun. Kenaikan ini memberikan sinyal bahwa daya beli masyarakat dan efisiensi operasional perusahaan mulai membaik, menjadikan sektor consumer goods sebagai tempat berlindung (safe haven) yang menarik saat pasar sedang volatil.
Rekomendasi Saham Pilihan & Target Price
Berdasarkan analisis teknikal dan fundamental terbaru, berikut adalah daftar saham pilihan yang layak masuk dalam watchlist Anda untuk perdagangan hari ini, lengkap dengan strategi masuk dan target harganya:
-
1. UNVR (Unilever Indonesia)
Strategi: Buy on Weakness
Sentimen laporan keuangan yang solid menjadi katalis utama. Secara teknikal, harga mulai membentuk pola pembalikan arah setelah fase akumulasi.
- Target Price: 2.420 – 2.600
- Analisis: Laba 2025 tumbuh signifikan, valuasi menjadi lebih menarik.
-
2. TLKM (Telkom Indonesia)
Strategi: Buy on Weakness
Saham telekomunikasi plat merah ini masih didominasi oleh volume beli yang cukup stabil meskipun pasar sedang terkoreksi.
- Target Price: 3.580 – 3.650
- Analisis: Pertahanan harga di area support cukup kuat, potensi teknikal rebound.
-
3. PANI (Pantai Indah Kapuk Dua)
Strategi: Buy on Weakness
Emiten properti ini menunjukkan kekuatan tren dengan pergerakan harga yang konsisten berada di atas garis rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).
- Target Price: 11.500+
- Analisis: Tren bullish jangka pendek masih terjaga selama harga tidak jebol di bawah MA20.
-
4. AMMN (Amman Mineral)
Strategi: Buy on Weakness
AMMN berhasil menembus cluster resisten dinamis MA20 dan MA200, menandakan potensi perubahan tren menjadi bullish.
- Target Price: 7.875 – 8.225
- Analisis: Breakout dari MA200 adalah sinyal kuat untuk kelanjutan kenaikan harga.
Saham Lapis Kedua & Komoditas
Selain saham-saham blue chip di atas, ada dua emiten lain yang menarik perhatian karena pergerakan harga komoditas dan struktur teknikalnya:
ANTM (Aneka Tambang)
Rekomendasi untuk ANTM saat ini adalah Speculative Buy. Meskipun harga emas dunia masih fluktuatif, posisi ANTM saat ini berada di area yang menarik untuk dicermati bagi trader agresif. Volatilitas harga emas seringkali memberikan peluang scalping harian yang menguntungkan.
RAJA (Rukun Raharja)
Dengan strategi Buy on Weakness, RAJA memiliki basis pertahanan (support) yang sangat kuat di level 3.780. Selama harga tidak ditutup di bawah level ini, potensi kenaikan menuju target 4.550 sangat terbuka. Pastikan untuk memantau volume transaksi sebagai konfirmasi pembalikan arah.
Tips Trading Menghadapi Libur Imlek
Menghadapi pasar saham menjelang libur panjang seperti Imlek memerlukan penyesuaian strategi. Berikut adalah beberapa tips dari para ahli:
- Kurangi Agresivitas: Volume pasar biasanya menurun, sehingga volatilitas bisa menjadi tidak terduga atau justru pasar bergerak sangat lambat (sideways). Kurangi porsi lot trading Anda.
- Fokus pada Saham Defensif: Sektor konsumer seperti UNVR seringkali menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan sektor teknologi atau bank digital yang high beta saat pasar tidak pasti.
- Disiplin Cut Loss: Dengan IHSG yang menguji support 8.100, jangan ragu untuk merealisasikan kerugian kecil demi menyelamatkan modal jika indeks jebol ke bawah.
Bagi Anda yang ingin memantau data pasar global secara real-time, Anda bisa merujuk pada situs Bloomberg Markets atau melihat data resmi bursa di Indonesia Stock Exchange (IDX).
Kesimpulan & Disclaimer
Perdagangan saham pada 13 Februari ini diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguji support. Saham-saham seperti UNVR, TLKM, dan PANI memberikan peluang menarik bagi investor yang sabar menunggu harga di area bawah (buy on weakness). Namun, selalu ingat bahwa investasi saham memiliki risiko tinggi. Artikel ini bersifat informatif berdasarkan data analis sekuritas dan bukan merupakan perintah beli atau jual mutlak. Selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan finansial.
Setelah lelah memantau grafik saham dan melakukan analisis pasar seharian, tidak ada salahnya untuk menyegarkan pikiran dengan hiburan digital. Jika Anda gemar bermain game online untuk melepas penat, pastikan pengalaman bermain Anda tetap lancar tanpa gangguan. Untuk urusan top-up kebutuhan game Anda, percayakan pada Nextive sebagai solusi cepat, aman, dan terpercaya.